Waspadai Kesehatan Usus Besar (KOLON) Anda

Kolon atau Usus Besar, yaitu bagian antara usus buntu sampai anus. Fungsi utama usus ini adalah menyimpan kotoran, menyerap air dari FESES, dan membuang nya.

Karena menjadi saluran pembuangan, ia sering terpapar sisa kotoran berbahaya. jika KOLON tidak berkerja dengan baik, zat sisa akan terserap kembali ke tubuh, mengakibatkan gejala seperti kembung, kelelahan otot, keracunan, bahkan kanker.

Pakar Kesehatan menyatakan sebagian besar penyakit disebabkan oleh terserapnya zat racun lewat usus. Jumlah penderita kanker KOLON pun cendrung meningkat bahkan di AS jadi kanker nomor dua yang paling banyak membunuh. Penyebab utama penyakit ini adalah kandungan toksin dalam makanan (pengawet dan pewarna berbahaya), pola makan buruk (tinggi lemak, rendah serat).

Jika Anda ingin terhindar dari masalah tersebut konsumsilah herbal-herbal yang mengandung serat tinggi.

Konsumsi RENEW 1 sachet per hari sudah memenuhi kebutuhan nutrisi Anda

Iklan

Kesehatan

Setiap sel individu dari tubuh Anda adalah sebuah organisme yang independen. Sel ini memerlukan asupan oksigen dan makanan untuk hidup, sehat dan agar dapat menghasilkan produk-produk limbah yang harus dikeluarkan dari sel agar tetap sehat. Ini adalah pekerjaan darah Anda untuk melakukan fungsi-fungsi ini. Darah membawa oksigen segar dan makanan untuk setiap sel tubuh Anda, dan kemudian setelah menyelesaikan tugas ini, darah juga mengambil produk limbah (biasa disebut racun) dari sel. Produk-produk limbah dibawa oleh darah ke dinding usus Anda. Ada produk limbah (racun) yang melewati dinding usus, untuk dibuang dari tubuh Anda bersama dengan produk limbah (racun) yang berasal dari makanan yang Anda konsumsi.

Seperti itulah bagaimana seharusnya bekerja, dan itu adalah umumnya cara kerja darah bagi kebanyakan dari kita selama tahun-tahun muda kita. Akan tetapi di kala kita mulai memasuki usia tua, hal-hal mulai berubah. Kita terus-menerus dibombardir dengan racun lebih banyak dan lebih lagi serta polusi karena dunia kita berevolusi. Tubuh kita menerima oksigen 12% dari udara yang kita hirup tetapi membutuhkan 60% oksigen untuk tetap sehat. Kita membutuhkan banyak vitamin dan mineral akan tetapi makanan yang kita konsumsi secara berkelanjutan di proses dan telah terkontaminasi dari manusia itu sendiri.

Jadi apa solusinya? Agar tetap sehat, hidup lebih lama dan memiliki kualitas yang jauh lebih tinggi dari kehidupan, kita tidak punya pilihan selain menggunakan suplemen dengan diet kita. Di sinilah Kami dibutuhkan, produk kami memberikan setiap orang kesempatan kedua dalam hidup. Sebuah kesempatan kedua untuk menjadi bahagia, sehat dan benar-benar hidup untuk menjadi apa pun yang Anda inginkan. Beberapa orang dalam profesi medis mungkin tidak setuju dengan ini, tetapi itu semua normal dan orang yang berprofesi medis akan selalu tidak setuju.

Manfaat Alfalfa

Alfalfa Leaf– Introduksi

Alfalfa adalah tanaman sejenis tanaman herba tahunan yang memiliki beberapa ciri, yaitu berakar tunggang, batang menyelusur tegak dari dasar kayu dan tingginya berkisar 30-120 cm, serta daun tersusun tiga. Tangkai daun berbulu dan berukuran 5-30 mm.[4] Kedalaman akar alfalfa dapat mencapai 2-4 meter. Saat memulai perkembangan batang, tunas aksiler di bagian bawah ketiak daun akan membentuk batang sehingga mahkota pada bagian dasar menjadi pangkal dan tunas aksiler di atas tanah membentuk percabangan. Perbungaan tersusun pada tandan yang padat dengan bunga kecil berwarna kuning.[5]Tumbuhan ini mampu hidup hingga 30 tahun, bergantung dari keadaan lingkungan.[6] Alfalfa juga memiliki bintil (nodul) akar yang mengandung bakteriRhizobium meliloti sehingga dapat menambat atau mengikat nitrogen dari atmosfer untuk keperluan tumbuhan.[6]

Sumber: wikipedia

 

  • Mengandung properti obat aktif seperti isoflavones, sterols, dan phytoestrogens nabati lain ; saponin glycosida dengan fungsi menurunkan kolesterol.
  • Sumber vitamin, protein dan mineral yang baik.
  • Biasa digunakan untuk mengatasi gangguan saluran pencernaan, termasuk ketidakmampuan mencerna, panas/nyeri ulu hati dan meningkatkan selera makan yang buruk.
  • Terdiri dari properti pengobatan aktif seperti isoflavones, sterols, dan fitoestrogen nabati lain: saponin glikosid yang mungkin menurunkan kolesterol

 

 

Alfalfa Leaf – Manfaat

  • Menurunkan LDL, triglyserida dan kolesterol  serta meningkatkan HDL (Asgary et al., 2008).
  • Mengandung beberapa enzim penting agar makanan bisa tercerna tubuh.
  • Klorofil, enzim mineral dan vitamin,semua membantu pencernaan dan mempertahankan selera makan.
  • Digunakan untuk pengobatan tukak lambung, kolitis dan gastritis , ber-efek pada sekresi, pembentukan asam dan fungsi enzimatik saluran intestinal (Nadeau et al., 2000).
  • Juga berkandungan diuretik ringan yang meningkatkan pengeluaran air dari tubuh, oleh karenanya mampu meredakan bengkak akibat akumulasi air
  • Klorofil alfalfa membangun pertahanan baik terhadap invasi bakteri melaui efek rangsang atas pertumbuhan jaringan ikat dan granulasi.
  • Menghilangkan beragam ketidaknyamanan masa kehamilan termasuk morning sickness, ulu hati terbakar, konstipasidan anemia.
  • Alfalfa meningkatkan kadar vitamin K pada wanita hamil, mengurangi perdarahan postpartum baik dalam jumlah maupun durasinya, meningkatkan simpanan vitamin K pada janin, sekaligus menurunkan masalah perdarahannya.
  • Mendukung keberhasilan proses menyusui karena membantu meningkatkan dan mempertahankan sediaan ASI.
  • Tampak membantu menurunkan bengkak dan memperbaiki kadar gula darah.


daun alfalfaUntuk mendapatkan daun alfalfa di Indonesia tidak mudah, namun Anda bisa dengan mudah mendapatkan produk  yang memiliki kandungan alfalfa di dalamnya. Produk tersebit bisa Anda lihat di https://obatherbalaman.wordpress.com/rekomendasi-produk/renew/